Melunasi Tanggung Jawab dan Hidup Lebih Baik
Mungkin ini kisahnya:
“Saya sudah melakukan ini itu, saya sudah kesana kemari untuk menjemput rejeki (atau jodoh), kok sudah sekian tahun hidup saya begini-begini saja”
“Setiap saya kerjasama dengan orang lain kok saya selalu ditipu ya? Padahal saya berniat baik menolong mereka awalnya”
“Saya ini sering bantu orang, sering kasih masukan, tips, trik. Mereka lakukan ide-ide saya dan Alhamdulillah berhasil. Saya sendiri ga berhasil”
“Saya sudah sedekah, saya sudah berbagi, tapi kok hidup begini-begini saja”
“Saya sudah berdoa…”
“Saya sudah melakukan hal-hal yang orang lain lakukan… mereka berhasil sukses, tapi saya kok…”
…
…
…
Tidak apa-apa, tidak ada yang salah. Anda orang baik, kita cuma sedang mencoba menemukan cara lain. Sekali lagi Anda orang baik, Anda peduli dengan dengan hidup dan tanggung jawab Anda.
Cara-cara berikut ini adalah cara yang pernah dilakukan oleh kami, rekan-rekan kami, klien-klien kami dan ALHAMDULILLAH menjadi sarana peningkatan kualitas hidup kami. Benar-benar hidup berubah menjadi lebih dari yang kami harapkan.
Begini adanya:
• Ada yang dulu pindah-pindah usaha dan pekerjaan selama belasan tahun, setelah menjalankan beberapa cara dalam ebook ini sekarang sudah menjadi direktur sebuah perusahaan beromset ratusan miliar perbulan. Iya benar, ratusan miliar perbulan; maka omset triliun pertahun. Beberapa cara ya yang dipraktekkan, tidak semuanya dilakukan.
• Ada yang jomblo akut sampai menjelang usia 40 tahun. Beberapa kali mau menikah gagal terus. Alhamdulillah setelah menerapkan cara-cara ini sekarang sudah punya putra-putri 4.
• Ada yang memiliki utang miliaran selama belasan tahun, Alhamdulillah saat tulisan ini dibuat sudah hampir lunas.
…
…
…
Ebook ini dibuat sebagai sarana kami berbagi dan membangun komunikasi dengan Anda. Insya Allah dalam tiap bulannya kami akan share cara-cara praktis yang berhubungan dengan meningkatkan kualitas hidup di
…
…
…
Anda bisa membaca semuanya, tapi Anda tidak perlu melakukan semuanya. Pilihlah dari cara-cara meningkatkan keberuntungan hidup yang paling mudah atau paling Anda suka.
Cara-cara yang disampaikan sebagian merupakan ajaran agama tertentu yang mungkin berbeda dengan keyakinan Anda, Anda bisa kembangkan sesuai dengan keyakinan agama Anda.
Kami bukan penulis profesional, maka mohon maaf jika cara penyampaian atau tutur bahasa yang dirasa kurang pas. Yang bisa kami pastikan adalah keinginan kami agar kehidupan kita semua menjadi lebih baik.
Berikut ini adalah beberapa cara yang pernah dilakukan dan terbukti meningkatkan keberuntungan hidup.
MINDSET – STRATEGI – TINDAKAN – DOA
PERIHAL MINDSET AWAL
1. Uang dan keberuntungan bisa datang kapan saja tanpa syarat seperti yang Allah mau, baik Anda bekerja atau pun tidak.
Namun Anda wajib bekerja atau mengusahakannya karena orang yang bekerja untuk menunaikan kewajibannya itu menyenangkan hati Allah. Menjalankan yang dicontohkan Nabi: bekerja.
Rendahkan hati dan sadari bahwa semua dari Tuhan dalam rangka meningkatkan kualitas Anda dan hidup Anda.
2. Jika Anda merasa mungkin Anda tidak mampu, tidak apa-apa. Tapi percayalah bahwa Allah mampu membereskan masalah Anda dan meningkatkan kualitas/ keberuntungan hidup Anda. Tinggal Anda mohon pertolongan dan memantaskan diri.
3. Keberuntungan hidup bisa bermacam-macam dan bersumber dari bermacam-macam. Bisa karena orang bekerja keras (lalu Allah menolongnya), bisa karena bekerja cerdas (lalu Allah menolongnya), bisa karena berilmu tinggi (lalu Allah menolongnya), bisa karena lahir dari rahim yang tepat (hehe, kidding) (dan Allah menolongnya), bisa karena sedekah (lalu Allah menolongnya), bisa karena hati yang baik (lalu Allah menolongnya), bisa karena doa (lalu Allah menolongnya), dan banyak lainnya. Ya sudah jalani saja cara-caranya, tiba-tiba hidup Anda menjadi lebih baik (dengan pertolongan Allah).
4. Tidak usah dipikir terlalu dalam. Lakukan lebih banyak daripada ikhtiar sebelumnya, lakukan lebih baik dari ikhtiar sebelumnya. Pastikan hari ini lebih baik dari hari kemaren.
5. Lebih baik tahu 1 cara lalu mempraktekkannya 1000 kali daripada tahu 1000 cara namun mempraktekkannya 1 kali saja.
PERIHAL LEPAS DARI JEBAKAN UTANG BERAT
1. Niatkanlah melunasi, jangan tidak niat melunasi. Jangan menyalahkan siapapun. Perbaiki diri. Fokus ke perbaikan internal diri.
2. Fokuslah pada meningkatkan income/ penghasilan, bukan fokus pada melunasi utang. Misal:
a. Punya utang 100 juta, Anda fokus pada meningkatkan penghasilan hingga 50 juta perbulan mulai bulan depan.
b. Punya utang 100 juta, Anda fokus pada menghasilkan uang senilai 1 miliar dalam 30 hari ke depan.
3. Jika utang Anda angkanya cukup besar untuk Anda bayangkan. Maka bagilah menjadi beberapa bagian. Misal:
a. Punya utang 100 juta, maka Anda punya utang 2 juta yang harus Anda bayar 50 kali 2 juta atau 50 periode 2 juta.
b. Punya utang 100 juta, maka Anda fokus pada menciptakan transaksi sejumlah:
i. 1 kali transaksi untungnya 100 juta.
ii. 2 kali transaksi untungnya 50 juta.
iii. 4 kali transaksi untungnya 25 juta.
iv. 10 kali transaksi untungnya 10 juta.
v. 50 kali transaksi untungnya 2 juta.
vi. 100 kali transaksi untungnya 1 juta.
vii. 1000 kali transaksi untungnya 100 ribu.
Lalu Anda fokus mencari produk atau jasa disekitar Anda yang bisa Anda jual/ transaksikan seperti pilihan Anda diatas.
4. Pikiran tentang utang jangan dibawa kemana-mana. Yang dibawa kemana-mana adalah bagaimana caranya meningkatkan income. Maka pindahkan ‘catatan utang’ yang ada pada ingatan atau benak Anda pada sebuah buku. Tulis dengan lengkap dan jelas, lalu tinggalkan catatan tersebut dirumah. Ditempat yang Anda jarang lihat. Disudut lemari mungkin. Dan kemudian ‘sampaikan’ pada buku tersebut:
“Aku akan kembali untuk membereskanmu, sementara kamu kutinggal dulu buat ambil uang”
5. Tentukan batas aman uang simpanan. Selebihnya bayar. Misal kebutuhan hidup rumah tangga Anda 3 juta perbulan. Anda dapat rejeki 5 juta. Maka 3 juta kasih ke ‘pengelola keuangan’- istri misalnya, selebihnya Anda bayarkan. Jadi dalam 30 hari ke depan Anda tinggal fokus mencari income lain tanpa dibebani pikiran biaya operasional rumah.
Dulu waktu kami memiliki utang dan setiap saya ada uang lebih, kami tahan untuk membayar. Pikir kami uang tersebut kami kelola dulu agar jadi lebih besar. Ternyata banyak tidak berhasilnya. Membayar utang adalah bagian dari keberkahan hidup.
6. Utang kartu kredit
a. Utang ini adalah utang tanpa jaminan, sebaiknya bayar paling akhir. Dan nego dulu bayar pokok
b. Jika tempo terlalu lama untuk tidak bisa bayar, biasanya bisa dinego bayar tanpa bunga. Bayar pokoknya saja dan masih bisa dicicil.
c. Pasang CCTV didepan rumah, setiap debt collector datang, sampaikan saja:
“Pak, saya pasang CCTV sebagai bukti ke polisi jika anda melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan. Saya berniat bayar, sedang saya usahakan. Saya belum tahu kapan saya bisa bayar, tapi saya pasti bayar. Saya tidak mau menjanjikan sesuatu yang saya belum pasti.”
d. Secara hukum, debt collector tersebut tidak bisa atau tidak boleh masuk rumah. Mereka cuma menggertak/ manakut-takuti.
e. Jika debt collector melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, panggil aja polisi atau berteriaklah:
“Maling/ rampok!”
f. Jangan menjanjikan akan melunasi tanggal tertentu atau kapan. Sampaikan saja : saya akan lunasi, saat ada uang. Karena mereka bekerja juga melapor pada atasannya. Pada saat hari H Anda berjanji membayar ternyata Anda belum mampu bayar, maka dia akan dimarahi atasannya. Dan dia akan ‘lebih semangat memarahi Anda’.
7. Pada pemilik uang yang Anda pinjam:
a. Jangan menghindari orang yang memberi utang.
b. Jika ditagih, sampaikan saja Anda belum bisa bayar. Jika perlu sampaikan duluan, jangan nunggu ditagih.
c. Angkat saja telponnya, jelaskan baik-baik. Kecuali Anda tidak mungkin untuk menjelaskan dengan baik-baik karena sesuatu hal.
Dulu pada suatu masa kami tertipu lalu terjebak banyak utang, kami pernah menghindari para pemilik piutang tersebut. Kami berharap cari uang dulu, baru kami temui. Ternyata cara itu tidak baik dan malah membuat situasi tidak baik. Anda bukan hanya butuh strategi, Anda juga butuh keberkahan dalam melangkah.
8. Utang dengan jaminan aset
a. Kami belum ada ilmunya
b. Pengalaman kemaren, ada teman punya utang dengan jaminan aset tanah. Tanahnya ditawarkan untuk dijadikan perumahan. Utang lunas dan dapat tambahan uang.
9. Sikap Anda terhadap keluarga:
a. Kumpulkan anggota keluarga. Lakukan minta maaf. Sampaikan dengan jujur perihal kondisi yang Anda alami. Minta didoakan.
b. Penuhi kebutuhan rumah dulu, sisanya buat lunasi.
10. Minta didoakan:
a. Ibu, orang tua
“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi (kemakbulannya), yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi.” (HR Abu Daud)
Sumber: https://dalamislam.com/doa-dan-dzikir/keutamaan-doa-seorang-ibu
b. Anak yatim
Dalam islam, do’a anak yatim adalah do’a yang mustajab dan memiliki kemungkinan besar akan dikabulkan oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda: “Ada seseorang yang datang kepada Rosulullah Saw dan mengeluh kekerasan hatinya. Nabi pun bertanya,”Suka kah kamu jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihanilah anak yatim, usaplah wajahnya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi”
Sumber: https://tamanzakat.org/benarkah-doa-anak-yatim-dikabulkan-allah/
c. Mentor Anda, Guru Anda
d. Relasi
11. Mendoakan semua orang agar kehidupannya menjadi lebih baik
“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala orang muslim yang berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata, “Amin (semoga Allah mengabulkan) dan bagimu hal yang serupa.” (HR. Muslim)
Sumber: https://bincangsyariah.com/ubudiyah/keutamaan-mendoakan-kebaikan-orang-lain/
12. Cari mentor, belajar padanya. Apalagi jika Anda mendapatkan mentor yang pernah mengalami permasalahan sejenis dan sudah bebas dari masalah tersebut.
13. Apapun alasannya, jika anda terjebak dalam lubang (memiliki utang), ‘berhenti menggali’. Jangan pinjam kanan untuk bayar kiri, apalagi pinjaman kedua berbunga. Anda hanya sesaat melegakan sementara namun menjebak Anda lebih dalam.
14. Jika Anda menemukan sebuah IDE BISNIS, ajak teman-teman terpercaya Anda untuk bagi hasil. Jangan berutang lagi demi bisnis baru.
15. Selesaikan utang yang mengandung bunga/ cost paling besar. Jika perlu lakukan negosiasi tanpa bunga, daripada anda tidak mampu bayar.
16. Permintaan maaf
a. Anda perlu berunding dalam 1 tim/ keluarga untuk lepas dari masalah, jangan ditanggung sendiri mumetnya (pusingnya). Sebelumnya minta maaf dulu atas kejadian saat ini.
b. Mohon maaf pada bunda dan ayah
c. Mohon maaf pada pasangan (jika sudah berpasangan)
17. Bayar dengan pekerjaan.
Jika utang dengan teman, tidak selalu dibayar dengan uang, kadang bisa kita bayar dengan: pekerjaan.
a. Kami pernah membayar utang dengan mengoptimasi web/ blog penjualan milik pemilik piutang.
b. Kami pernah bayar utang dengan bantu menjualkan produk pemilik piutang.
c. Kami pernah membayar utang dengan membelikan sebuah titik (HAK USAHA) dalam network marketing dan mengisinya dengan banyak member/ pelanggan. Berarti Anda membayar utang anda dengan aset orang lain.
18. Kami pernah minta jatuh tempo untuk tidak bayar dalam tenggat waktu tertentu.
Karena jika setiap punya uang Anda langsung gunakan untuk bayar, maka Anda tidak punya cukup modal untuk memperbesar usaha.
Perputaran usaha Anda akan kecil terus, dan semakin lama bayar utangnya. maka negolah, misal :
“Bos, utangku 10.000.000,- aku ga mampu bayar. Apalagi dengan sistem tiap ada uang harus bayar, aku butuh makan, keluargaku butuh makan, aku juga butuh modal untuk memperbesar dan mempercepat pelunasan utangku. Maka, aku ga akan bayar sekarang. Aku mau bayar 8 bulan lagi. Setelah aku berhasil bayar ke bos, aku akan bantu bisnis bos. Bagaimana?”
19. “Bro, apa aku bisa bayar utangku dengan pekerjaan? Aku kerjakan apa gitu yang senilai dengan utangku”. [Disampaikan ke pemilik piutang]
20. “Bro, aku punya modal sekian. Sejujurnya kan ga cukup buat bayar utangku ke kamu. Ada ide buat besarkan modal ini sehingga bisa aku pakai untuk lunasi kamu”.
[Disampaikan ke pemilik piutang]
21. “Bro, kamu punya produk apa yang bisa aku bantu pasarkan. Ya komisinya buat lunasi utangku ke kamu”
[Disampaikan ke pemilik piutang]
22. Yess
PERIHAL MENINGKATKAN INCOME/ KEBERUNTUNGAN HIDUP
1. Dalam pergaulan sehari-hari, hindari atau kurangi bertemu/ berinteraksi/ bergaul dengan:
a. Si pengeluh, baik secara langsung maupun di sosial media. Anda blokir saja aksesnya.
b. Tidak ‘cangkruk’ bergaul berlebih lagi dengan orang-orang tanpa tujuan hidup jelas.
c. Jangan berkumpul dengan orang-orang yang berkumpul hanya buat gibah (membicarakan orang lain)
d. Si penghujat, baik secara langsung maupun melalui sosial media. Kami melakukan:
i. Blokir sosial media kepada si penghujat
ii. Blokir sosial media pada tukang posting gambar porno dan gambar musibah serta lain-lain
e. Tetap berhubungan baik, namun tidak berlama-lama meluangkan waktu dengan ‘orang-orang bermasalah’
2. Mendekati dan rutin bertemu atau bergaul dengan:
a. Orang-orang berekonomi baik (orang kaya)
b. Orang-orang beriman
c. Orang-orang yang beruntung hidupnya. Bahagia
d. Orang-orang yang penuh syukur dalam hidupnya
Hasil survey, kebanyakan total penghasilan kita adalah sejumlah dengan total penghasilan teman-teman terdekat kita dibagi rata. Misal kita punya 5 sahabat baik dalam pergaulan sehari hari dengan income masing-masing dari mereka 17 juta, 5 juta, 10 juta, 31 juta, 21 juta. Maka kemungkinan bersar income kita adalah (17 juta + 5 juta + 10 juta + 31 juta + 21 juta) dibagi 5 sama dengan: 84 juta/ 5 = kisaran 17 juta.
Jika income Anda jauh dibawah mereka semua, mintalah ilmunya pada mereka.
.
Bergaul lebih banyak dengan 4 karakter diatas maka akan membuat Anda: (1) belajar cara mereka berpikir dan mengambil keputusan (2) diajak dan dilibatkan pada aktifitas harian mereka. Aktifitas ekonomi dan ibadah jika sekeyakinan.
3. Kita adalah:
a. Siapa teman-teman kita.
b. Buku apa yang kita baca.
c. Apa yang kita ucapkan. Jika kendi dituang keluarnya teh karena isinya teh. Jika yang dituang keluarnya kopi karena isinya kopi.
Lebih berhati-hati dalam memilih teman, menghabiskan waktu, membaca buku, mengucapkan sesuatu.
Ada seorang ibu yang saat marah dia menyumpahi anaknya akan menjadi Imam di Mekah, dan terkabul. Walau marah, bete; tetaplah mengucapkan kalimat yang baik.
4. Saat Anda bergaul dengan orang-orang dengan kapasitas ekonomi dan keberuntungan hidup yang bagus. Maka Anda:
a. Berpotensi diajak kerja sama dengan mereka.
b. Belajar bagaimana cara bersikap dan menciptakan keberuntungan.
c. Karena keberuntungan itu juga diciptakan dan disiapkan.
5. #NarasiPamungkas
Bergaul dengan orang sukses, menjadi mulai dipercaya oleh mereka; lalu Anda mengembangkan kemampuan komunikasi Anda.
Berikut ini adalah contoh kalimat-kalimat atau narasi pamungkas yang kami kembangkan untuk (1) menyelesaikan masalah kami atau (2) meningkatkan income kami:
a. Bro, ajari aku bisnis [simpel dan mengena]
b. Bro, aku butuh mentor dalam berbisnis. Bantu aku ya?
c. Bro, kira-kira jika kamu bayar aku 100 juta, aku harus lakukan untuk dirimu?
d. Jika ada sebuah cara untuk menghasilkan uang dari update status FB, Anda mau?
e. Pakai aplikasi ini, 3 kali klik, besok bayaran
f. Belajar bisnis sama kami, diajari sampai bisa, sampai transaksi, sampai profit. Kapan mau dimulai?
g. 4500 member kami pulang dari Korea dan tidak ada 1 pun yang terkena wabah…, karena kami konsumsi…
h. 19 transaksi 2 kali Anda boleh akan sepuasnya di Korea dan atau Hongkong
i. …
6. Coba rute yang berbeda menuju ke sebuah tempat setiap harinya. Kadang, dengan mencoba rute-rute yang berbeda Anda akan:
a. Menemukan ide/ kreatifitas baru
b. Berkenalan dengan orang baru
7. Coba cara berbeda pada setiap penyelesaian masalah atau percobaan menemukan tema baru.
8. 1 minggu membaca 1 buku baru. Membaca ya, tidak perlu menghafalkan. Membaca kadang tidak selesai, ide-ide kita sudah bermunculan dan siap diterapkan. Awalnya agak dipaksa mungkin. Tidak apa-apa. Semua pemimpin rata-rata adalah suka baca atau dibacakan (bagi tipe audio).
9. Hitung berapa income Anda tahun lalu. Lalu dikalikan 4.
Kemudian buatlah 10 rencana kerja untuk mencapai penghasilan 4 kali tahun lalu.
Pilih yang paling mudah, jalani.
Pada prosesnya, menggali ide ke 4, 5, 6 dan seterusnya akan lebih susah. Pada saat itulah kondisi kecerdasan alam bawah sadar Anda yang dipaksa ‘keluar’. Sip
10. 1 hari tambah 1 teman baru, pahami orangnya, bisnisnya, kesukaannya. Luangkan waktu untuk mendengarkan lebih banyak tentang orang lain yang memiliki kelebihan tertentu dibanding Anda.
11. Jadi pendengar yang baik, hanya berbicara perihal sesuatu yang disukai lawan bicara. Kembangkan keahlian berkomunikasi Anda. Keahlian menyampaikan ide-ide Anda.
12. Buat daftar teman atau relasi bisnis. Lalu dibagi menjadi beberapa bagian:
a. Teman/ relasi bisnis yang selama ini jika bekerjasama dengan dia, selalu atau kebanyakan menghasilkan keuntungan.
i. Tanpa bekerja aku mendapatkan keuntungan. Misal menjadi makelar jasa atau produk. Saya sering melakukannya.
ii. Dengan bekerja aku mendapatkan keuntungan. Misal kerja di sebuah usaha.
b. Teman/ relasi bisnis yang selama ini jika bekerjasama dengan dia, selalu atau kebanyakan menghasilkan pekerjaan saja. Maksudnya tidak untung dan tidak rugi. BEP. Atau nilai uang yang didapat tidak sebanding dengan waktu dan energi yang dikeluarkan.
c. Teman/ relasi bisnis yang selama ini jika bekerjasama dengan dia, selalu atau kebanyakan menghasilkan kerugian.
Lalu fokus berbisnis pada teman yang selalu menghasilkan profit/ keuntungan/ keberuntungan = 12a.
13. Pada tema no 12. Kadang ada tipe kerjasama tipe 12b yang jika ditambah 1 orang lagi, usahanya jadi menguntungkan.
14. Jika Anda biasa menulis dengan menggunakan tangan sebelah tangan. Sekali-kali diwaktu luang menulislah dengan menggunakan tangan sebelah kiri. Demikian juga sebaliknya.
Hal ini mampu meningkatkan kreatifitas Anda.
15. Ikutlah kelas pelatihan, komunitas tertentu yang tentunya akan:
a. Menambah daftar pertemanan Anda.
b. Belajar banyak hal, mendapatkan banyak inspirasi.
c. Melihat beberapa hal dari sudut berbeda.
d. Mungkin bertemu jodoh bagi yang ‘jomblo’.
16. Buat daftar janji pada seseorang atau beberapa orang yang belum Anda tunaikan. Selesaikan.
17. Beri hadiah pada seseorang yang merupakan pemenuhan kebutuhannya. Sesuatu hal yang dia harap-harapkan benar.
18. Temui orang tua, tanyakan apa kesenangan atau impiannya. Penuhi.
19. Bahagiakan pasangan dan anak. Tanya keinginannya apa. Tunaikan.
20. Wawancara beberapa orang yang Anda anggap hidupnya beruntung. Tanyakan rahasia keberuntungannya. Cara suksesnya. Mintalah nasehat.
21. Berhenti baca berita negatif, misal berita pemerkosaan, perampokan, kebakaran. Jauhi media-media yang berprinsip: Bad news is news.
22. Berhenti nonton sinetron tidak mendidik, film hantu, dan sejenis.
23. Ubah kalimat-kalimat Anda. Seperti:
a. Gagal, menjadi: belum berhasil
b. Lemah, menjadi: belum kuat
c. Kecewa, menjadi: tidak bahagia
Otak sebaiknya diberi asupan kalimat-kalimat positif.
24. Dengarkan lagu dengan lirik yang positif. Lagu sukses. Lagu keberhasilan hidup. Coba Anda perhatikan penyanyi yang lagu hitsnya adalah lagu sedih patah hati ketabrak becak?
Hidupnya setelah itu kurang lebih demikian. Setidaknya kehidupan percintaannya.
25. Cobalah menulis hal-hal indah dan penuh keberhasilan.
Dulu kami adalah penulis sajak. Dan kebanyakan adalah sajak yang sedih patah merana galau nyungsep.
Setelah beberapa tahun kemudian banyak tulisan-tulisan itu menjadi nyata.
Sejak menyadari hal tersebut, kami selalu menulis sajak dan lagu ceria sukses bahagia tralala-trilili. Alhamdulillah, beberapa tulisan tercapai.
26. Milikilah ‘buku rasa syukur’. Setiap hari tuliskanlah hal-hal yang bisa Anda syukuri. Karena janji Allah setiap rasa syukur kita akan meningkatkan rejeki/ keberuntungan kita, maka lakukan setiap waktu.
27. Milikilah ‘buku hikmah’. Tuliskanlah hikmah dari semua kejadian yang awalnya mungkin diluar harapan. Dengan demikian Anda akan terlatih untuk melihat sisi positif dari setiap kejadian dan mengambil tindakan terbaik.
28. Walaupun dengan sahabat terbaik pun, semua perjanjian kerjasama dan utang piutang haruslah dicatat. Bukan tidak percaya pada sahabat, namun demi menjaga persahabatan jangka panjang. Tidak bisa perjanjian hanya mengandalkan ingatan pikiran.
29. Yess
PERIHAL MENGEMBANGKAN RASA/ MINDSET LANJUTAN
1. Rasa. Jika anda masih memiliki dendam atau sakit hati pada orang lain ataupun pada diri sendiri.
Segera selesaikan.
Caranya: doakan saja orang-orang tersebut. Doakan orang-orang yang membuat Anda sakit dengan doa yang baik. Jujur saja, kita juga ingin walau kita banyak salah atau berbuat dosa kepada Tuhan, kita juga ingin dan sangat bahagia jika kita dimaafkan.
Jika kita berharap Tuhan mau mengampuni kita, kita ampuni orang lain.
Dendam sakit yang dibawa kemana-mana mengurangi keberuntungan hidup.
2. Salah satu cara terapi untuk menetralkan rasa yang kurang baik adalah terapi ho’oponopono (silahkan googling : ho’oponopono Indonesia)
3. Keyakinan bahwa kondisi ini hanya kondisi sementara. Sebentar lagi selesai.
“Saya yang dulu bermasalah dengan uang, hari ini lebih baik, dan esok lebih baik lagi”
4. “Anda tidak gagal, Anda hanya belum mendapatkan informasi atau pengetahuan yang cukup untuk menjadi berhasil”.
Jadi tugas Anda sekarang adalah mencari informasi atau pengetahuan yang cukup untuk menjadi berhasil dan LAKUKAN.
5. Semesta berkelimpahan. Sangat berkelimpahan. Kita cuma butuh sedikit ilmu agar bisa juga merasakan dan memanfaatkan keberlimpahan itu.
6. Apapun yang Anda lakukan, baik atau belum baik, uang selalu berdatangan. Uang, kebahagiaan, dan keberuntungan hidup akan selalu berdatangan sejak saat ini. Tanpa syarat. Karena Tuhan baik, dan Anda sedang dalam proses menuju baik.
7. Uang, kebahagiaan, dan keberuntungan hidup selalu datang dan terus berdatangan dari arah manapun, apapun yang kulakukan, tanpa syarat.
8. Misalnya Anda adalah seorang guru, maka Anda bisa berkata:
“Peranku sekarang adalah seorang guru, namun rejekiku berdatangan dari arah manapun dalam jumlah berapapun lebih banyak dari yang aku butuhkan. Rejekiku datang dari bisnis apapun dari usaha apapun, tidak terbatas pada peranku sebagai guru”
9. Ini bukan tubuhku, ini tubuh milik Tuhan.
Ini bukan bisnisku, ini bisnis milik Tuhan.
Maka semua yang terbaik akan terjadi dalam hidupku.
10. Cara Afirmasi.
Tidak bisa kalau afirmasi seperti demikian:
“Aku triliuner”
Karena pasti kondisi alam bawah sadar menolak mentah-mantah. Kenapa? Karena faktanya bukan demikian.
Maka cara afirmasi yang lebih tepat adalah menggantinya dengan kata tanya atau sejenis, misal:
a. “Enak ya, waktu nanti semuanya sudah lunas” (misal Anda sedang memiliki utang)
b. “Bagaimana ya caranya isa menghasilkan uang semiliar sehari?” Lalu rasakan
c. Asyik ya kalau bisa jalan-jalan ke…
d. Keren ya kalau ada uang 10 miliar di rekening.
PERIHAL IKHTIAR LANGIT
1. Doa Ibu adalah doa terkuat, lalu doa ayah, lalu doa pasangan hidup, lalu doa anak.
2. Sedekah.
Jika kondisi Anda sedang terbatas. Anda bisa sedekah berupa:
a. Waktu
b. Ilmu
c. Tenaga
Sedekah tidak harus selalu besar. Melebihkan sesuatu itu juga baik. Misal biasanya parkir bayar Rp 3000, kita kasih Rp 5000. Biasakan begitu. Tidak terasa, efeknya luar biasa. Melatih mental bagus.
3. Ya Rabb, terima kasih atas keberlimpahan hidup, bahagia bersama orang-orang yang aku cintai menjalani hal-hal yang aku sukai.
4. Adakan acara:
a. Undang guru ngaji ke rumah
b. Ikut acara pengajian
5. Sering mendoakan/ saling mendoakan (doakan orang lain).
Semua doa yang kita lakukan untuk orang lain jika rahmatnya akan berlaku pada kita. Bayangkan jika Anda berdoa:
“Tuhan, bahagiakan semua orang dimuka Bumi sehingga menjadi baik dan semakin baik”
Ya maka rahmat doa ke semua orang juga berlaku untuk Anda.
6. Sholawat 100 atau 1000 atau 5000 sehari
7. Istighfar 100 atau 1000 sehari
8. Basmallah disetiap akan memulai aktifitas.
9. ‘Transaksi’ dengan Allah
a. Ya Rabb, jika Engkau berkenan, aku akan aholat dhuha 2 rakaat 7 hari dengan ijinMu
b. Ya Rabb, aku melakukan ini karena aku ingin Engkau berkenan untuk harapku
10. Baca Al Ikhlas setiap perjalanan pulang ke rumah.
Hal ini cukup dilakukan dengan membaca surat Al Ikhlas setiap memasuki rumah. Hadits tersebut diriwayatkan oleh at-Thabrani dari Jarir bin Abdullah yang sempat mengeluhkan kemiskinan dan himpitan hidup kepada Rasulullah SAW. Lalu, Rasulullah SAW menyarankan agar ia membaca surat Al Ikhlas setiap kali memasuki rumah.
Sumber: https://umroh.com/blog/manfaat-membaca-surat-al-ikhlas/
11. Baca Ayat Kursi disetiap perjalanan.
Dari Nabi Saw, beliau bersabda; Barasngsiapa keluar dari rumahnya, kemudian dia membaca Ayat Kursi, maka Allah akan mengutus kepadanya tujuh puluh malaikat yang akan memohonkan ampun dan mendoakannya. Kemudian ketika dia kembali ke rumahnya dan masuk rumah dengan membaca Ayat Kursi, maka Allah menghilangkan kefakiran yang ada di depan matanya.
.
Kemudian agar manfaat membaca Ayat Kursi ini semakin sempurna, maka bacaan Ayat Kursi ini dilengkapi dengan membaca surah Al-Ikhlas. Disebutkan bahwa membaca surah Al-Ikhlas sebelum masuk rumah, juga bermanfaat untuk menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangga sekitar.
Sumber: https://bincangsyariah.com/zikir-dan-doa/membaca-ayat-kursi-sebelum-masuk-rumah/
12. Dhuha 2-12 rakaat, Sholat Taubat setiap akan hari, Sholat Hajat, Sholat Sunnah Rawatib
13. Yakin akan pertolongan Allah
a. Hadis riwayat Anas ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa maka hendaklah dia berteguh hati dalam berdoa serta jangan pula dia berdoa dengan mengucapkan: Ya Allah! Jika Engkau sudi maka berilah aku. Sesungguhnya Allah tidak ada yang memaksanya. (Shahih Muslim No.4837)
b. Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa, maka janganlah dia berkata: Ya Allah! Ampunilah aku jika Engkau sudi. Tetapi bersungguh-sungguhlah dia dalam memohon dan mohonlah perkara-perkara yang besar dan mulia (surga atau pengampunan), karena Allah tidak ada sesuatu pun yang besar bagi-Nya dari apa yang telah dianugrahkan. (Shahih Muslim No.4838)
c. Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)
14. Jauhi Riba
Al Quran
a. [2:275] Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
b. [2:276] Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.
c. [2:278] Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
d. [2:279] Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
e. [3:130] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.
f. [4:161] dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
g. [30:39] Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).
PENUTUP
Terima kasih atas usaha Anda membaca hingga selesai ebook ini.
Ebook ini pernah kami tampilkan dalam narasi yang berbeda, namun pada ebook kali ini lebih dilengkapi dengan cara-cara tambahan.
Terima kasih jika Anda berkenan membaginya kepada banyak orang lain yang Anda rasa perlu untuk membacanya.
Jika Anda mempraktekkannya sebagian dari apa yang kami sampaikan, lalu terjadi peningkatan keberuntungan hidup dan Anda berkenan memberikan testimoni. Boleh testimoni tersebut dikirim ke: YohanWibisonoNT@yahoo.com
Akhirnya mari kita tutup dengan saling mendoakan antara kita semoga setiap hari kita lebih baik daripada hari kemaren. Alhamdulillah.
Al fatehah
LUNAS
Berbagai Strategi Pengalaman Ikhtiar Melunasi Utang Miliaran
Karena lain sesuatu hal, seperti:
1. Ditipu orang
2. Salah strategi bisnis
3. Terlalu berspekulasi dalam berbisnis
Kami terlibat utang cukup besar. Setidaknya besar dibanding kemampuan kami menghasilkan uang.
Bertahun-tahun berusaha melunasi, jatuh dan bangun. Akhirnya kini sudah tinggal sedikit.
Beberapa dari mereka juga sekarang ‘hilang’, kami kehilangan kontak.
Dari kesalahan dan ujian yang kami harus jalani, kemudian kami mengembangkan beberapa buah metode strategi penjualan yang Alhamdulillah banyak menyelesaikan masalah hidup kami. Namun khusus untuk ebook ini kami fokus pada penjabaran berbagai metode pelunasan utang yang pernah kami dan teman-teman kami lakukan.
1. Kami yang melakukan
2. Kami tidak melakukan, namun relasi kami melakukan
Kami rangkum disini
Mayoritas atau mungkin keseluruhan Doa adalah Doa Muslim, untuk Anda yang beragama lain boleh menyesuaikan.
#LunasCaraKami
Terdiri dari:
• Tindakan-tindakan yang kami mengerti untuk melunasi
• Tindakan-tindakan yang kami lakukan untuk melunasi
Tidak semua cara pernah kami lakukan, beberapa cara diambil dari pengalaman teman kami yang pernah melakukan dengan tujuan sama: melunasi utang.
Penyusunannya agak acak, mohon maaf karena kami bukan Kami buku. Yang bisa kami janjikan adalah cara-caranya sudah pernah terbukti dan cespleng membantu banyak orang
01 FOKUS PADA SOLUSI, BUKAN BEBAN
Fokuslah pada meningkatkan income, bukan melunasi utang
• Punya utang 100 juta, fokus pada meningkatkan penghasilan hingga 50 juta perbulan mulai bulan depan
• Punya utang 100 juta, fokus pada menghasilkan uang senilai 1 miliar dalam 30 hari ke depan
Dan angka target pencapaiannya adalah diatas jumlah beban yang harus Anda bayar. Mungkin bukan Anda yang bayar, namun bisnis Anda yang bayar utang Anda J
02 BAGI BEBAN
Ada beberapa cara ‘bagi beban’, baik secara mind set dan strategi. Misal:
• Membagi beban besar menjadi beban-beban kecil
o Utang 100 juta menjadi utang 2 juta sebanyak 50
o Nego cicilah dengan angka segitu. Semampu Anda mengalokasikan uang untuk membayar
o Jangan bayangkan 100 juta, bayangkan 2 juta saja, lima puluh kali
• Menjadi Urusan Keluarga
o Anda perlu berunding dalam 1 tim/ keluarga untuk lepas dari masalah, jangan ditanggung sendiri mumetnya (pusingnya)
o Sebelumnya minta maaf dulu atas kejadian saat ini.
o Mohon maaf pada bunda dan ayah
o Mohon maaf pada pasangan (jika sudah berpasangan)
o Mohon maaf sama teman-teman yang jadi terlibat atau dilibatkan
Anda butuh keberkahan, jadi jujur saja. Kurangi beban yang tidak perlu. Termasuk beban karena harus sembunyi-sembunyi.
03 BERHENTI MENGGALI
Apapun alasannya, jika anda terjebak dalam lubang (memiliki utang), ‘berhenti menggali’, maksudnya berhenti berutang lagi. Jangan pinjam kanan untuk bayar kiri, apalagi pinjaman kedua berbunga. Anda hanya sesaat melegakan sementara namun menjebak Anda lebih dalam.
Jika Anda menemukan sebuah IDE BISNIS, ajak relasi atau investor untuk bagi hasil. Jangan berutang lagi demi bisnis baru.
Jujur saja: “Seperti ini keadaanku, aku akan bayar. Aku belum tahu kapan, aku sedang berusaha”
04 SELESAIKAN BUNGA TERBESAR
Jika sama-sama utang tanpa jaminan, selesaikan utang yang mengandung bunga/ cost paling besar. Jika perlu lakukan negosiasi tanpa bunga, daripada anda tidak mampu bayar.
Beberapa instansi SANGAT BISA dinego. Terutama kartu kredit. Anda bisa bayar pokoknya saja, 40% dari pokok, asal langsung lunas. Tergantung negosiasi Anda. Biasanya diatas 6 bulan.
05 SEGERA BAYAR
Ada cara lain, jika pas ada uang lebih, segera bayar, jangan tunda. Pelunasan utang itu juga tergantung pada niatnya. Ketika ALLAH SWT melihat niat kita bukan saja secara hati namun juga aktivitas kita untuk melunasi, Insya ALLAH jalan semakin termudahkan. Jadi kalo ada duit berapapun kecil nilainya dibanding utangnya, bayar. Walau utang semilyar cuma dicicil 50ribu/ hari adanya | bayar saja. Nanti kan lama-lama berlipat cicilan bayarnya.
Kami dulu sering menahan, kami buat modal usaha dulu. Banyak gagalnya dan utang tambah membesar.
Namun kondisi ini dengan syarat sudah nego tanpa bunga, karena intinya harus bayar pokok. Kalo pihak memberi utang masih paksakan bunga mending ga usah bayar.
06 CARA AFIRMASI
Ini menurut ilmu pengetahuan yang berkembang. Ada cara yang namanya afirmasi. Memasukkan keyakinan dalam benak dan rasa. Cuma ga bisa sembaragan, misal:
Afirmasi: “Aku triliuner”
Pasti susah, karena kondisi alam bawah sadar menolak mentah-mentah | sangat menolak, karena faktanya ga gitu.
Maka cara afirmasi yang lebih tepat adalah, menggantinya dengan kata tanya atau sejenis, misal :
• “Enak ya, waktu nanti semuanya sudah lunas” Atau
• “Gimana ya caranya isa menghasilkan uang semiliar sehari?” Atau
• “Gimana ya caranya langsung lunas semua hari ini?”
atau apapun itu yang penting statement ga ditolak, karena asih berupa tanda tanya.
07 CATATAN KHUSUS
Pindahkan catatan utang pada buku, bukan dibawa selalu pada pikiran dan hati. Lalu tinggalkan catatan tersebut dirumah. Ditempat yang Anda jarang lihat, dan sampaikan pada buku tersebut: “Aku akan kembali untuk membereskanmu, sementara kamu kutinggal dulu”
Jadi pikiran tentang utang tidak dibawa kemana-mana
08 BATAS SIMPANAN
Tentukan batas aman uang simpanan. Lebihnya bayar
Misalnya kebutuhan bulanan Anda 3 juta, maka kelebihannya dibayarkan
Jangan sampai Anda tidak punya apa-apa, jangan sampai keluarga Anda ga makan, jangan sampai Anda pusing mikirin makan, malah ga bisa bayar.
09 SEDEKAH
Sedekah tidak harus berupa uang, bisa berupa: sedekah waktu, sedekah ilmu, sedekah tenaga.
Kami pernah sedekah ilmu, ratusan mahasiswa
10 NEGO
• Bro, apa aku bisa bayar utangku dengan pekerjaan? Aku kerjakan apa gitu yang senilai dengan utangku
• Bro, aku punya modal sekian. Sejujurnya kan ga cukup buat bayar utangku ke kamu. Ada ide buat besarkan modal ini sehingga bisa aku pakai untuk lunasi kamu
• Bro, kamu punya produk apa yang bisa aku bantu pasarkan. Ya komisinya buat lunasi utang ke kamu
• Bro, ajari aku bisnis
• Bro, aku butuh mentor dalam berbisnis. Bisa bantu aku?
• Bro, kira-kira jika kamu bayar aku 100 juta, aku harus lakukan pekerjaan apa yang halal dan baik?
Beberapa jenis utang bisa dibayar dengan pekerjaan.
1. Berkumpul dengan orang kaya
2. Bro, kalo kamu mau bayar aku 10 juta. Kira2 pekerjaan apa yang aku harus lakukan untukmu
3. Bro, tujuan bisnis/ hidupmu apa? Apa yang bisa aku lakukan untuk membantu mewujudkan tujuan bisnis/ hidupmu? Pekerjaan? Dll
11 MEDITASI
Cara lain untuk ‘menenteramkan alam bawah sadar’ dan ‘mengajaknya kerjasama’ adalah :
Meditasi. Boleh googling caranya.
12 HO’OPONOPONO
Dan lakukan ho’oponopono | klik disini untuk mempelajari apa itu.
• Aku menyesal atas keadaan ini
• Aku minta maaf
• Aku mencintaimu
• Aku berterima kasih padamu
Coba googling dan cek juga youtube.
13 JANGAN MENGHINDAR
Pada pemilik. Jangan menghindari orang yang memberi utang.
Jika ditagih, sampaikan saja Anda belum bisa bayar. Jika perlu sampaikan duluan, jangan nunggu ditagih.
Angkat saja telponnya, jelaskan baik-baik.
14 BAYAR AKHIR
Tanpa jaminan, bayar paling akhir.
Jika tempo terlalu lama ga isa bayar, biasanya bisa di nego bayar tanpa bunga, pokoknya saja dan masih bisa dicicil.
15 CCTV
Pasang CCTV didepan rumah, setiap debt collector datang, bilang saja: “Pak, saya pasang CCTV sebagai bukti ke polisi jika anda melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan”
Secara hukum, debt collector tersebut ga bisa/ ga boleh masuk rumah
Jika debt collector melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, panggil aja polisi atau teriakin : maling/ rampok
Jangan kasar sama mereka, mereka cuma menjalankan tugas. Tapi saat mereka bertindak kasar, Anda perlu melindungi diri. Pokok Anda usaha melunasi utang.
16 JANGAN JANJI
Jangan menjanjikan akan melunasi tanggal tertentu atau kapan. Sampaikan saja : saya akan lunasi, saat ada uang.
Jika Anda menjanjikan tanggal tertentu, ternyata Anda gagal, maka dia akan lebih galak. Jadi lebih bijaklah dalam bersikap.
17 UTANG DENGAN JAMINAN
Utang dengan jaminan aset
Saya belum ada ilmunya
Pengalaman kemaren, ada teman punya utang dengan jaminan aset tanah. Tanahnya dijadikan perumahan. Utang lunas dan dapat tambahan uang
18 PERGAULAN
Dalam pergaulan sehari-hari, hindari atau kurangi bertemu/ berinteraksi/ bergaul:
• Si pengeluh, baik secara langsung maupun di sosial media
• Blokir saja aksesnya
• Tidak cangkruk lagi sama orang-orang tanpa tujuan. Kumpul hanya buat gibah (membicarakan orang lain)
• Si penghujat, baik secara langsung maupun melalui sosial media. Kami melakukan : Blokir sosial pada si penghujat dan blokir soial media pada tukang posting gambar porno dan gambar musibah serta lain-lain
Tetap berhubungan baik, namun tidak berlama-lama meluangkan waktu dengan ‘orang-orang bermasalah’
Mendekati dan rutin bertemu dengan:
1. Orang-orang berekonomi baik (orang kaya)
2. Orang-orang beriman
3. Orang-orang beruntung
4. Orang-orang penuh syukur
Buat:
1. Undang guru ngaji ke rumah
2. Ikut acara pengajian
3. Sering mendoakan/ saling mendoakan (doakan orang lain)
4. 1 hari tambah 1 teman baru, pahami orangnya, bisnisnya, kesukaannya
5. Jadi pendengar yang baik, hanya berbicara perihal sesuatu yang disukai lawan bicara
19 KEBUTUHAN RUMAH
Penuhi kebutuhan rumah dulu, sisanya buat lunasi
Doa Ibu adalah doa terkuat, lalu doa ayah, lalu doa pasangan hidup, lalu doa anak
20 RASA DAN TINDAKAN
Jika anda masih memiliki dendam atau sakit hati pada orang lain ataupun pada diri sendiri. Selesaikanlah. Caranya : doakan saja orang-orang tersebut yang baik
Selalu minta didoakan
22 AFIRMASI
Ya Rabb, terima kasih atas keberlimpahan hidup, bahagia bersama orang-orang yang aku cintai menjalani hal-hal yang aku sukai
Semesta berkelimpahan
Apapun yang aku lakukan, baik atau buruk, uang selalu berdatangan
Uang berdatangan dari arah manapun, apapun yang kulakukan, tanpa syarat.
Peranku sekarang adalah seorang guru, namun rejekiku berdatangan dari arah manapun dalam jumlah berapapun
Aku tidak mampu, tapi Tuhan mampu
Ini bukan tubuhku, ini tubuh milik Tuhan. Ini bukan bisnisku, ini bisnis milik Tuhan, aku cuma disuruh ngawasi
23 DOA
Seperti diketahui. Ikhlas itu ada 3 lapis, (a) ikhlas karena takut neraka (b) ikhlas karena berharap surga (c) ikhlas karena Allah semata. Nah jenis ikhlas karena berharap surga ini ikhlas jenis transaksi. Analogi yang sama untuk berikut ini:
• Ya Rabb, jika Engkau lunasi, aku akan aholat dhuha 2 rakaat 7 hari dengan ijinMu
• Ya Rabb, aku melakukan ini karena aku ingin Engkau melunasi utang ini
Jenis-jenis doa lain yang pernah kami dengar:
• Sholawat 1000
• BasmAllah 1000
• Istighfar 1000
• Al ikhlas setiap perjalanan pulang kerumah
• Ayat kursi di tiap-tiap sudut rumah setiap hari
• Sholat Dhuha 2-12 rakaat
• Sholat hajat
• Ngaji Al waqiah
• Sholat Istikarah minta petunjuk apa-apa yang harus dilakukan
• Sholat Tahajud
24 YAKIN PERTOLONGAN ALLAH
Hadis riwayat Anas ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa maka hendaklah dia berteguh hati dalam berdoa serta jangan pula dia berdoa dengan mengucapkan: Ya Allah! Jika Engkau sudi maka berilah aku. Sesungguhnya Allah tidak ada yang memaksanya. (Shahih Muslim No.4837)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang di antara kamu berdoa, maka janganlah dia berkata: Ya Allah! Ampunilah aku jika Engkau sudi. Tetapi bersungguh-sungguhlah dia dalam memohon dan mohonlah perkara-perkara yang besar dan mulia (surga atau pengampunan), karena Allah tidak ada sesuatu pun yang besar bagi-Nya dari apa yang telah dianugrahkan. (Shahih Muslim No.4838)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)
25 JAUHI RIBA
Al Quran
•
[2:275] Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
• [2:276] Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.
• [2:278] Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
• [2:279] Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
• [3:130] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.
• [4:161] dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
• [30:39] Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).
• Doa yang banyak.
Jika anda muslim, baca doa ajaran rasulullah ini sesering mungkin :
“Allahuma inni ‘audzubika minal hammi wal hazan, Allahuma inni audzubika minal ajzi wal kasal, Allahuma inni audzubika minal jubn wal bukhl, Allahuma inni audzubika ghalabati daini wa qohrirrijal”
[artinya : wahai Allah aku berlindung kepada-mu dari kegundahan dan kesedihan, dari rasa lemah dan kemalasan, dari kebakhilan dan dan sifat pengecut, dan dari beban utang dan tekanan orang-orang jahat]
Usahakan tetap sedekah walau sedang terhimpit. Kalau tidak bisa sedekah dengan uang, cobalah sedekah dengan tenaga atau ilmu. Berharap Allah memudahkan proses pelunasan kita. Kami mendirikan komunitas wakaf ilmu. Alhamdulillah banyak memudahkan proses pelunasan kami.
Dzikir Yaa Fattaah Yaa Razzaaq (yang maha membuka jalan dan memberi rejeki)
26 BAYAR DENGAN PEKERJAAN
Jika utang dengan teman, tidak selalu dibayar dengan uang, kadang bisa kita bayar dengan : pekerjaan.
• Kami pernah membayar utang dengan mengoptimasi web/ blog penjualannya.
• Kami pernah bayar utang dengan bantu menjualkan produknya
• Kami pernah membayar utang dengan membelikan sebuah titik (HAK USAHA) dalam network marketing dan mengisinya dengan banyak member/ pelanggan. Berarti anda membayar utang anda dengan aset orang lain.
Kami pernah minta jatuh tempo untuk tidak bayar dalam tenggat waktu tertentu. karena jika tiap anda punya uang anda langsung gunakan untuk bayar, maka anda tidak punya cukup modal untuk memperbesar usaha. perputaran anda akan kecil terus, dan semakin lama bayar utangnya. maka negolah, misal :
“Bos, utangku 10.000.000,- aku ga mampu bayar. Apalagi dengan sistem tiap ada uang harus bayar, aku butuh makan, keluargaku butuh makan, aku juga butuh modal untuk memperbesar dan mempercepat pelunasan utangku. Maka, aku ga akan bayar sekarang. Aku mau bayar 8 bulan lagi, tapi 12 juta. Kalo mau, oke, kalo ga mau, aku ga mampu. Ok?”
27 BERSYUKUR
Kemampuan bersyukur. Adalah hukum alam, semakin kita mengeluh, maka apa yang kita harapkan akan semakin menjauh, semakin kita bersyukur sebenar-benarnya bersyukur maka apa yang kita harapkan akan kita dapatkan melebihi apa yang kita harapkan. Cobalah perhatikan dahsyatnya doa nabi sulaiman (manusia terkaya di bumi dari awal hinga akhir jaman) :
رَبِّ أَوْزِعْنى أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الّتى أَنْعَمْتَ عَلَىّ وَعَلى والِدَىَّ وَأَنْ اَعْمَلَ صالِحاً تَرْضيهُ وَأَدْخِلْنى بِرَحْمَتِكَ فى عِبادِكَ الصَّالِحينَ
“Ya tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-mu yang telah engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-mu ke dalam golongan hamba-hamba-mu yang saleh.” Qs. An-naml [27]: 19.
28 CATAT
Mind set
Catat semua utang, kepada siapa dan jumlahnya berapa
Jika ditagih, angkat telponnya, jelaskan, tutup
29 BERBAGAI SUMBER REJEKI
Dari berbagai sumber rejeki, ada yang mungkin Anda perlu lakukan karena selama ini jarang. Coba cek:
1. Rezeki Yang Telah Dijamin. (Surah Hud : 6).
“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.”
2. Rezeki Karena Usaha. (Surah An-Najm : 39).
“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.”
3. Rezeki Karena Bersyukur. (Surah Ibrahim : 7).
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
4. Rezeki Tak Terduga. (Surah At-Thalaq : 2-3).
“Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
5. Rezeki Karena Istighfar. (Surah Nuh : 10-11).
“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
6. Rezeki Karena Menikah. (Surah An-Nur : 32).
“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.”
7. Rezeki Karena Anak. (Surah Al-Israa’ : 31).
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
8. Rezeki Karena Sedekah. (Surah Al-Baqarah : 245).
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
30 MENDOAKAN
Pesan untuk Sama-Sama Saling Mendoakan
Kami Blog : Yuk, kita semua, anda semua pengunjung blog ini dan saya, untuk sejenak berdoa, mendoakan semua : anda, saya, kita pengunjung blog ini, dan semua yang sedang terkena musibah, terutama sedang terlilit utang, INSYA ALLAH dimudahkan disegerakan LUNAS semua dan bisa menjadi orang lebih baik, bisa selanjutnya membantu sesama.
Al Faatihah..
[ Saya dan Abah ]
Kemaren setelah hujan di barat saya bertemu dengan Abah. Setelah sekian lama tidak bertemu dan seperti biasa lagi saya kembali mendengarkan wejangan-wejangan dari beliau disepanjang perjalanan yang harus kami lakukan demi beberapa orang yang sedang membutuhkan bantuan Abah.
Siang beranjak sore, hujan pupus. Tapi tidak pupus harapan kami. Esok matahari masih sama, semoga cerita hidup menjadi lebih baik.
(Status FB)
Abah pekerjaannya adalah membantu orang. Membantu urusan-urusan yang biasanya tidak bisa diselesaikan dengan ilmu sekolah. Beberapa kali saya menemani beliau. Beberapa kali beliau datang ke rumah kami. Beliau tidak pernah narif (memasang harga) dan hidupnya lebih dari cukup aku lihat.
[ GA TAHU ]
Ga tahu kenapa tiba2 pengen nulis begini (walau ini ga nyambung dengan paragraf sebelumnya; biarin ga nyambung):
Akhirnya semangat itu muncul. Setelah memutuskan untuk menulis sesuatu yang banyak. Banyak yang ga penting. Hehe. Ga, ga boleh ngomong gitu. Apalah arti penting. Bukan tulisannya menjadi penting atau ga penting. Yang penting tulisannya jujur. Jujur kacang hijau. Menerjemahkan pemikiran2. Mengembangkan kebijakan2.
Selain memaksakan diri untuk menulis 10 halaman perhari, maka ada 100 halaman buku yang perlu aku tertawakan setiap harinya. Itu komitmenku sejak hari ini. 1 Desember 2019. Semoga selamat sampai tujuan, hehe (saat ini 9 Desember 2019 dan gagal menulis 10 halaman per hari).
Apa itu gagal?
Aku gagal melakukan 10 halaman tulisan perhari? Aku sibuk melakukan yang lain.
Jika pada suatu hari dimasa depan aku mencapai mauku dan aku menyadari bahwa pencapaianku itu lebih dominan karena aku gagal menulis 10 halaman perhari apakah kegagalan menulis 10 halaman perhari itu bisa dianggap sebagai kegagalan?
Aku melakukan sesuatu yang lain. Tidak tahu komitmen atau pergerakan sebelah mana yang akan membawa pada keputusan Tuhan mengIYAkan mauku dimasa depan itu; entah perjalanan2 dan pencapaian2 kecil (atau besar?) itu; hari ini (9 Desember 2019) aku bahagia. Entah kenapa. Hari ini aku Cuma perbaiki sepeda pancalku. Sepeda jaman SMAku di Banyuwangi dulu. Ini:
Sudah lama aku menunggu-nunggu hari ini. Memperbaiki sepeda. Yang rencananya kan kubawa ke kantor. Demi melangsingkan diri. Ga baik berbobot hidup diatas 95 kg bertahun-tahun.
Aku pancal, eh, aku kayuh sepedaku ke toko service sepeda di HrM. Seseorang disana menerimaku dan mengarahkannya ke orang lainnya. Tampaknya teknisi service-nya. Sang teknisi bilang ga bisa. Aku rayu2 untuk melihat sepedaku dulu. Dia mau. Dia bilang sibuk sampai hari rabu. Lalu aku minta solusi lain. Lalu dia mereferensikanku pada bengkel yang lain. Di daerah Lidah. Tak pancal eh tak kayuh kesana sepedaku. 5,2 kilo. Dan mereka, mbak2 dan Om yang jaga toko menerima dengan baik.
Singkat cerita Lidah dan jalan HrM hanya saling mengenal. Bedanya yang HrM biasa menerima sepeda2 mahal. Yang Lidah menerima sebaliknya (mungkin). Sekilas kesimpulan dari dialog2 mereka. Namun jika melihat harga aksesoris2 sepeda di Lidah, wow, murah2 ketimbang di HrM. Dugaanku mendekati benar.
Bete diawal karena ga bisa service di HrM yang sudah kuidam-idamkan sejak lama dulu langsung berubah bahagia. Terlalu bahagia sampai ga nawar. Memang toko bukan jenis untuk tawar2an harga. Pokok yang mereka sodorkan aku iyakan. Sepedaku dikasih goncengan, slebor anti cipratan air, penyangga tas depan, de el el. Tak lupa ku belanja helm, sarung tangan, gembok sepeda de el el juga. Maklum. OKB. Orang kaya banget. Aamiin.
Sebagai bukti bahwa aku bahagia maka akan aku tunjukkan bukti tanda terima ku :
Biar kelihatan semakin tebal bukuku.
Maksudku, waktu yang diperpanjang saat kita merasa bete terhadap sesuatu kadang bisa jadi sebaliknya. Pernah kan kita awal kecewa terhadap sesuatu lalu beberapa waktu kemudian malah mensyukurinya?
Informasi pertama membuat kita kecewa, lalu ketambahan informasi selanjutnya kita jadi bahagia. Jadi kalo si A bahagia lalu si B tidak bahagia atas informasi yang sama, maka kemungkinan kepentingan mereka berbeda dan salah seorang dari si A atau si B memiliki informasi lain yang lebih banyak atau lebih sedikit terkait informasi yang sama tersebut.
Jadi sebelum kita ribut di meja perundingan, ada baiknya kita samakan:
Informasi
Persepsi terhadap informasi tersebut
Meluangkan waktu untuk diam dan berpikir lalu merasakan sesuatu dari sisi lawan bicaramu mungkin jadi sebuah keasyikan tersendiri. Terutama jika Anda seorang pemasar lalu berencana menjual sesuatu padanya.
Aku seperti orang bijak kali ini, halah
Membaca atau perintah membaca adalah perintah pertama yang diucapkan Malaikat Jibril untuk Rasulku.
Aku pikir aku perlu menanamkan keyakinan atau membangun keyakinan awal sebelum setiap berniat menyelesaikan sebuah buku. Misal :
Setelah selesai membarca buku ini, aku akan mengetahui perihal : a, b, c
Setelah tahu perihal a, b, c aku bisa jual ilmu baru ini senilai 30 juta, hihihi
Mungkin jadi lebih semangat setelah itu
[ Mindset 16 ]
Jika Anda memiliki hutang, niatkanlah melunasi jangan tidak niat melunasi.
Jangan menyalahkan siapapun. Perbaiki diri. Fokus ke perbaikan internal diri.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 8 ]
Fokuslah pada meningkatkan income/ penghasilan, bukan fokus pada melunasi hutang #MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 9 ]
Jika hutang Anda angkanya cukup besar untuk Anda bayangkan. Maka bagilah menjadi beberapa bagian. Misal: Punya hutang 100 juta adalah punya hutang 2 juta dibayar 50 kali
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 10 ]
Pikiran tentang hutang jangan dibawa kemana-mana. Yang dibawa kemana-mana adalah bagaimana caranya meningkatkan income. #MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 11 ]
Jangan menjanjikan sesuatu yang belum pasti atau diluar kendali Anda.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 12 ]
Jika Anda menemukan sebuah IDE BISNIS, ajak teman-teman terpercaya Anda untuk bagi pekerjaan dan bagi hasil. Jangan berhutang lagi demi bisnis baru.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 13 ]
Apapun alasannya, jika anda terjebak dalam lubang (memiliki hutang), ‘berhenti menggali’. Jangan pinjam kanan untuk bayar kiri, apalagi pinjaman kedua berbunga. Anda hanya sesaat melegakan sementara namun menjebak Anda lebih dalam.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset 14 ]
Dekat dan bergaulah dengan: Orang-orang kaya, beriman, beruntung hidupnya, dan bahagia. Belajar banyak darinya.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 15 ]
Jauhilah si pengeluh dan si penghujat
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 16 ]
Kembangkanlah kemampuan narasi dan komunikasi Anda sedemikian rupa sehingga siapapun ‘patuh’ dan percaya pada Anda
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 17 ]
Kita adalah apa yang kita ucapkan, siapa teman-teman kita, dan buku apa yang kita baca.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 19 ]
Berhenti baca berita negatif, misal berita pemerkosaan, perampokan, kebakaran. Jauhi media-media yang berprinsip: Bad news is news.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 20 ]
Wawancara beberapa orang yang Anda anggap hidupnya beruntung. Tanyakan rahasia keberuntungannya. Cara suksesnya. Mintalah nasehat.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 21 ]
Milikilah ‘buku rasa syukur’. Setiap hari tuliskanlah hal-hal yang bisa Anda syukuri setiap hari.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset 22 ]
Milikilah ‘buku hikmah’. Tuliskanlah hikmah dari semua kejadian yang awalnya mungkin diluar harapan.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
[ Mindset ]
.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset ]
.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset ]
.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset ]
.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Mindset ]
.
#MeningkatkanKeberuntunganHidup
#BebasHutang
[ Tujuan ]
Kawan. Tujuan penulisan buku ini sebaiknya aku tulis. Karena sudah hampir setengah tahun tak usai penulisannya. Dan setiap perjalanan panjang penulisan, tiba-tiba bergeser banyak pembahasannya berbeda dari tujuan awal aku menulis buku ini. Judul pun sudah berganti-ganti sekian kali.
Tulisan dalam buku ini adalah perihal pencarianku, dan setiap dalam perjalanannya, banyak merubah sesuatu didalamnya. Semoga karena aku tumbuh menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.
Kawan. Pertemuan dengan banyak orang baru, pengalaman pekerjaan dan aktifitas non pekerjaan, diskusi-diskusi dalam dan panjang dengan pasangan dan pasangan orang lain [ karena aku jarang ngobrol sama jomblo ]; membawaku ke ranah yang selalu bertambah dan berkurang. Baik tujuan penulisan, gaya menulis, dan atribut-atribut didalamnya.
Perjalanan panjang penulisan terkadang serta merta membuatku menulis ulang dari awal atau merevisi beberapa bagian. Dan itu melelahkan. Aku terus mencari dan mencoba menerjemahkan banyak hal, lalu menyajikannya disini.
Kawan. Ini bukan perihal takut atas penilaian orang terhadap yang aku tulis. Ini perihal ketidaknyamanan jika tak bisa semua aku ungkap atau cara penyajianku yang tidak layak sehingga menjadi benar-benar bermanfaat untuk engkau.
Maka kini aku menulis tujuanku. Tujuan yang tertulis dibenak, rasa, dan pikiran aku copy paste disini. Agar setiap aku memulai bab baru, aku membacanya. Aku jadi bisa berjalan melalui alasan awal mengapa aku menulis buku ini.
Jika nanti dalam perjalanannya aku ada keinginan untuk menulis tema atau tujuan-tujuan lain (yang mungkin akan mengganggu nutrisi dan maksud awal buku ini), maka akan aku tulis sebagai daftar tunggu buku selanjutnya. Di lembar ide yang aku sudah siapkan.
Kawan. Sebenarnya tulisan ini adalah perihal usahaku menemukan diriku sendiri. Siapa aku? Dan bagaimana aku menjadi aku yang lebih baik. Diriku tanpa standar-standar yang orang lain atau standar yang mereka ciptakan untuk aku. Walau aku terpaksa menyajikannya (menuliskannya) dengan standar mereka agar engkau bisa memahami tulisanku.
Tulisan mengenai aku dan keputusan-keputusan yang pernah aku ambil sehingga aku ada disini. Aku yang pernah melewati 3 jenis penyesalan paling akut di Bumi ini jika engkau tak punya penawarnya.
1. Penyesalan karena marah, lalu mengambil keputusan
2. Penyesalan karena serakah lalu mengambil keputusan
3. Penyesalan karena disaat kita punya kesempatan untuk memberikan yang terbaik, kita menundanya. Sampai suatu saat kesempatan itu sudah tidak ada.
Sebenarnya ada 1 jenis penyesalan lagi yang untungnya aku tidak pernah melaluinya. Yaitu penyesalan karena jatuh cinta kepada orang yang salah. Atau sejenis tidak bisa membedakan antara jatuh cinta dan keinginan memiliki atau menguasai saja. Atau sejenis menikmati keadaan kita dulu yang kita tuang pada saat ini dengan aktor dan artis yang berbeda. Atau sejenis lain yang mampu melukai diri kita sendiri dan orang-orang yang benar-benar menyayangi kita tanpa syarat.
Kita melihat begitu banyak orang berprestasi bagus namun hidupnya merana karena dia jatuh cinta kepada orang yang salah. Engkau bisa menemukan beberapa contoh disekitarmu atau media-media itu.
Kawan. Lalu apa keuntungan engkau kawan membaca buku ini?
Mungkin tidak ada.
Mungkin ada.
Namun kisah minus miliaran bertahun-tahun lalu membaliknya menjadi surplus miliaran mungkin menarik hatimu.
Kisah bertahun-tahun tidak menemukan pasangan hidup lalu ‘berhasil’ menikah dan bertumbuh, mungkin pelajarannya akan membuat beberapa orang tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menemukan jodohnya dan menikah.
Kesalahan-kesalahan keputusan bisnis yang mengamputasi banyak kehidupan lebih baik mungkin bisa engkau ambil pelajarannya.
Kisah badai dalam rumah tangga yang mampu kami redam dan iyakan mungkin mampu menyelamatkan rumah tanggamu jika posisinya sekarang sedang memerah atau genting diujung tanduk.
Kisah menyikapi berbeda atau melihat sesuatu dari posisi berbeda yang menghasilkan kehidupan yang berbeda. Dan itu bukan sekedar alibi pelipur hati karena gagal ke tujuan.
Kisah masa lalu seseorang yang cukup ‘menyusahkan’ lalu berusaha tumbuh lebih baik, mencoba berkontribusi baik terhadap puluhan ribu member aktif di sebuah perusahaan. Bagaimana dia berusaha memberi warna positif sebagai bekal dan pertanggungjawabannya kelak.
Yang jelas, beberapa keputusanku yang berefek tidak menyenangkan selama bertahun-tahun tidak perlu engkau lalui.
Beberapa keputusanku yang berefek lebih baik daripada keputusan sebelumnya, mungkin ‘hasil panen’-nya juga bisa engkau jika nikmati.
Banyak keputusan sederhana mampu merubah kehidupan seseorang sedemikian rupa seperti timur dan barat.
Kawan. Aku mencoba menggali ulang kedalam, dan mungkin engkau kawanku sebagai pembaca dan motivatorku dalam menulis saat ini bisa membantuku menemukan banyak hal didalam.
Yang mungkin pernah ditemukan dan terlupakan.
Yang mungkin tidak pernah ditemukan sebelumnya dan kini tertemukan.
Kita akan menikmatinya bersama kawan.
Tanpa perlu engkau melewati luka yang sama.
Maka aku beri tema buku ini sebagai: Panen Besar Setiap Hari
Oiya kawan, aku bingung membuat kata pengantar yang pas. Maka aku buat beberapa kata pengantar. Seperti beikut ini. Engkau pilihlah yang sesuai.
[ Kata Pengantar 1 ]
Kawan. Aku menulis sudah lama. Sejak awal mengeja. Sejak awal diperkenalkan dengan huruf-huruf. Tapi belum lama aku berniat menuliskannya dalam satu buku, perjalananku. Dan pencarianku.
Kebebasanku menulis sepanjang yang aku ingat aku mulai sejak masa SD. Aku menulis berulang kata ‘konyol’ dengan berbagai susunan huruf yang berbeda. Seperti: khonyoll, chonyol, chhoonyyoooll, dan berbagai gaya lainnya. Entah mengapa. Aku tak tahu alasannya. Hanya aku merasa bebas. Waktu itu. Mendeskripsikan sesuatu dengan caraku. Atau memberi arti lebih pada sesuatu. Bahwa kata ‘konyol’ adalah biasa-biasa saja, dan kata ‘chooonyooolll’ itu lebih ekstrim.
Dimasa yang berbeda, mungkin SMP [ maafkan atas ingatanku ], ada banyak kesulitan dalam aku menggunakan tata bahasa itu yang aku anggap sebagai batasan aku berekspresi. Beberapa waktu kemudian aku terinspirasi dari Kahlil Gibran yang ‘menjawab’ keresahanku selama beberapa tahun; bahwa aku tak ingin tata bahasa ‘mengganggu’ku dalam mengekspresikan maksudku melalui tulisan-tulisanku.
Kawan. Lalu aku menciptakan [ mungkin lebih tepatnya hanya sebatas memberi nama]: ‘Prosaicc’ pada karya-karyaku. Gaya tulisanku sendiri. Yang tidak boleh dibatasi oleh apapun. Termasuk tata bahasa, kesopanan, hasrat, dan sejenis yang biasanya digunakan untuk membatasi.
Prosaicc tumbuh mengiringi masa SMA hingga mungkin awal-awal masa kerjaku. Liar.
“Bertindaklah binal jika sudah waktunya”
Peganganku. Kalimat penyemangatku, selama beberapa tahun.
Sesuatu yang tidak bisa aku sampaikan dimuka umum, aku sampaikan melalui Prosaicc. Yang kusimpan di buku. Dan benak. Dipikiran-pikiran liarku. Dirasaku.
Sebagian yang tertulis dibuku tertangkap basah oleh beberapa teman dekat yang menemukan buku itu dan membacanya. Saat dia atau mereka tandang ke kamarku. Dan melihatnya di mejaku. Mungkin saat menungguku sedang berbenah sebelum kami pergi.
Beberapa dari mereka menggunakan Prosaicc sebagai sajak melamar perempuan yang dia inginkan jadi kekasihnya (dan kuijinkan). Beberapa membacanya sekilas lalu mencampakkannya.
Beberapa peduli.
Beberapa kemudian terjebak menjadi penggemar.
Termasuk beberapa perempuan yang kemudian naik pangkatnya jadi pacar lalu naik lagi pangkatnya jadi: mantan.
Prosaicc sedemikian liar membuatku memiliki sisi lain. Sisi lain yang mungkin semua orang memilikinya namun dalam kategori berbeda. Aku tidak sadar waktu itu bahwa ternyata setiap kata kalimatku bernyawa, memiliki ruh. Yang mampu menggerakkan. Setiap kata adalah bernyawa. Setiap kalimat adalah sekumpulan nyawa yang mampu menggerakkan. Baru beberapa minggu ini aku menyadari perihal ini. Dan aku memiliki kemampuan lebih diurusan ini. Aku rasa suatu saat aku harus berbagi perihal ini. Sedang kususun tema dibenakku: Kata Bernyawa; di waktuku yang lain mungkin akan kuterbitkan.
Kawan. Maafkan. Waktu itu aku tidak cukup percaya diri Prosaicc kemudian bisa kujadikan sebagai profesi. Profesi sebagai penulis sajak. Profesi yang bisa menafkahi diriku. Sajak menurutku (waktu itu) tidak sedemian diapresiasi oleh masyarakat kita sehingga karya-karyanya jika dikonversi jadi uang, mungkin tidak cukup buatku untuk: berfoya-foya. Ah, miskin sekali pengetahuan dan nyaliku waktu itu L | Sedikit banyak aku menyesal. Maafkan aku. Aku memaafkanmu. Aku masih mencintaimu bahkan lebih. Selalu.
Kawan. Prosaicc juga membawaku ke sebuah ‘musibah’. Tulisan-tulisanku itu. Yang aku tulis sambil menangis dan tertawa.
Saat beberapa waktu aku tak melakukan Prosaicc. Sibuk dan terjebak pada urusan mencari nafkah diawal-awal dulu bekerja. Sampai seorang teman memintaku untuk mengisi sebuah lirik lagu yang dia buat. Aku bingung mulai dari mana? Teringat aku akan tulisan-tulisan lamaku dibuku itu dan aku mulai mencarinya. Dan ketemu.
Semua yang kutulis dengan rasa, yang banyak punya mereka-reka cerita. Ternyata banyak kisah Prosaicc yang menjadi nyata. Iya, kisah tulisanku di Prosaicc menjadi nyata!
Dan musibahnya adalah hampir semua isi dari Prosaicc adalah: amarah, kecemburuan, patah hati, kesinisan, dan semua lelah yang sia-sia.
Kawan, jika tulisan-tulisan yang engkau tulis suatu waktu akan menjadi nyata; kenapa tak engkau tulis saja keindahan dunia ini dan semua yang engkau inginkan menjadi nyata?
Apa ini berhubungan dengan lirik-lirik lagu yang dinyanyikan artis-artis tersebut yang merana-rana dan kemudian menjadi nyata dikehidupan dia selanjutnya?
Kawan, aku menulis yang indah-indah saja sekarang. Semoga juga dirimu.
[ Kata Pengantar 2 ]
Kawan. Belajar menulis, tema niatku awal menulis buku ini. Walau aku selalu belajar menulis diperiode-periode sebelumnya. Mungkin memang aku murid seumur hidup untuk menulis ini. Aku selalu belajar menerjemahkan benak dalam susunan kata dan kalimat. Karena aku tak ingin tata bahasa baku mempersulit keinginanku menyampaikan maksudku. Terutama untuk maksud-maksud menciptakan kondisi menjadi lebih baik.
Termasuk perihal buku ini. Dan ketakinginanku untuk dibatasi. Maka aku bebaskan buku ini menggunakan tata bahasa bebas. Gaya bahasaku sendiri.
Sampai kemudian aku mengikuti sebuah kelas perihal: Menjadi lebih didengar dan dibaca. Tandem berkelas antara Pak Prie dan Pak Pras. Betapa luhurnya Bahasa Indonesia ini. Betapa bangsa ini bisa ‘cukup berkelas’ dan bermartabat jika manusia-manusianya mampu berbahasa yang baik.
Maka sebisa mungkin aku perbaiki disana-sini penyajian dan cara penyampaian tulisan dibuku ini. Walau mungkin masih ‘cedera’ disana-sini. Biarlah. Daripada tak pernah jadi buku ini, karena terlalu sibuk di tata bahasa. Tapi aku berjanji untuk terus belajar. Setidaknya janji pada diriku sendiri.
Kawan. Kehidupan sehari-hariku sering mempertemukanku pada kelas-kelas sharing; mereka yang membutuhkan masukan; karena posisiku sebagai konsultan dan direktur sebuah perusahaan dengan puluhan ribu pemasar aktif. Karena di google suggest muncul namaku sebagai ‘konsultan penjualan yohan wibisono’. Sebenarnya aku hack sendiri itu. Aku hebat 😀
Figure 1 21 06 2020. Suatu saat mungkin tetap ada, bisa juga dihilangkan oleh google jika tidak ada yang mengetikkannya lagi.
Atau perseorangan yang menghubungi atau mendatangiku. Sekedar hanya untuk didengar atau membutuhkan solusi. Ya. Karena tidak semua orang ‘curhat’ butuh solusi. Mereka cuma tidak punya teman untuk mendengarkan mereka. Jadi jangan terlibat perasaan dengan masalah mereka. Terkadang hari ini kita ikut marah atas perlakuan orang terhadap klien kita, besok kien kita dan orang itu sudah bersahabat lagi.
Sebagian dari mereka yang datang untuk berkonsultasi perihal bisnis atau cara meningkatkan omset berkata:
“Pak Yohan kalau menjawab cespleng. Langsung mengena. Jadi sederhana dan mudah dilakukan”
Yang pada akhirnya membuatku menciptakan quote Narasi Pamungkas. Mungkin suatu saat aku akan patenkan atau setidaknya kubukukan tehniknya. Sepatah kalimat atau lebih yang mampu membuat orang bertindak seperti yang kita mau, gayaku. Caraku.
Dan beberapa kejadian lain yang ternyata menyadarkanku setiap kata dan kalimat memiliki nyawa. Setidaknya kalimatku.
Ya, kata dan kalimatku bernyawa.
Aku meyakininya begitu.
[ Kata Pengantar 3 ]
Kawan,
Dulu, aku suka menulis. Hingga sekarang. Aku menulis semua yang ada dibenakku. Perihal diriku sendiri atau mereka. Atau perihal apa yang kulihat dan rasa.
Beberapa tulisan tampak jelas terbaca sebagian lain tak terbaca sebagai tulisan. Beberapa tulisan tersimpan lama sebagian lagi terlupakan. Beberapa tulisan mendamaikan dan beberapa yang lain melukai. Kadang melukai diriku sendiri kadang melukai orang lain.
Kadang luka itu sembuh kadang bernanah.
Sebagian dari mereka yang terlukai pergi, sebagian tidak. Sebagian yang pergi tetap pergi dan sebagian lagi kembali dan berkata:
“Kamu benar”
Beberapa dari mereka datang dan berkata:
“Ini sajak”
Aku merasa mungkin saja. Namun ini lebih dari sajak. Guru SD-ku pernah menuliskannya pada buku tugasku waktu kami diminta menuliskan tentang Indonesia. Pelajaran mengarang waktu. Mengarang tentang Indonesia yang kami ketahui .
Beliau menulis: “Ini bukan puisi?”
Sebesar itu tulisannya, jika dibandingkan dengan tulisanku saat ini.
Lalu aku menjawabnya: “Bukan”
Dengan tulisan yang lebih besar lagi. Ya kira-kira segitu balasanku.
Sekarang aku sadari bahwa itu bukan sikap yang terhormat.
Maafkan aku guruku.
Beberapa tahun kemudian baru aku menyadari sesuatu, mungkin sebagian dari diriku adalah: binal. Binal dalam berbahasa. Binal dalam artian positif. Bukan, maksudku liar. Liar dalam artian positif. Liar yang tidak mengganggu ketertiban umum. Kreatif bahasa halusnya.
Nah dari banyak kebebasan menulis gaya sendiri itu akhirnya kuberi nama jenis tulisan itu sebagai: Prosaicc. Sajak benakku sendiri, sajak karakterku sendiri. Liarku berekspresi.
Sebenarnya ada kata ‘prosaic’ yang artinya:
1. Membosankan, menjemukan.
2. Lazim, biasa.
Maka aku tambah satu huruf c dibelakangnya. Jadi Prosaicc. C seperti lazimnya cinta. Cinta seperti lazimnya aku. Eh…
Biasanya aku menulis satu huruf c dengan ‘1 huruf c’, tapi sejak ikut kelas Pak Prie dan Pak Pras kemaren perihal Menjadi lebih didengar dan dibaca, aku belajar untuk menuliskan dengan lebih luhur; lebih tepat: satu huruf c. Walau aku tak menjamin tulisan-tulisanku selanjutnya ini juga luhur.
Kawan. Prosaicc berkembang memfasilitasi ekspresi rasa selama sekian tahun dimasa hingga SMA dan kuliah bahkan mungkin sekian tahun kemudian dimasa awal-awal bekerja. Prosaicc adalah ruang-ruang yang mengijinkan diriku sendiri untuk liar. Liar yang sudah ada sebelumnya atau terpengaruh sesuatu atau seseorang lalu menjadi liar. Mengeluarkan yang rasanya tidak pantas dikeluarkan jika dimuka umum atau diantara teman-teman. Bebas dalam kata. Penuh keberanian. Seperti pejuang 45.
“Bertindaklah binal jika sudah waktunya”; semboyanku beberapa tahun.
Semboyan ini mampu membuat beberapa wanita terkagum-kagum padaku. Setidaknya mereka rela aku pegangi tangannya berjam-jam. Sambil nonton bioskop. Sambil jalan-jalan. Sambil meng-’copy paste’ aktifitas pacaran sejenis yang dilakukan oleh pasangan-pasangan yang lain.
Seiring dengan kedewasaan mereka, bahwa hidup berpasangan itu tidak bisa dijamin hanya dengan mengagumi karya seseorang, namun juga melihat bahwa orang tersebut mampu mengambil tanggung jawab lebih perihal hidup yang lebih baik. Maka satu persatu penggemar itu pergi. Sebagian setelah menunggu terlalu lama. Sebagian tidak.
Ada satu dua yang masih tersisa. Yang lebih suka menaikkan jabatannya sebagai ‘mantan’ ketimbang tetap bersama. Yang pernah dianggap gila oleh lingkungannya dengan bahasa seragam:
“Putus asa? Tidak punya pilihan lebih baik?”
Dulu.
Ada yang cukup tergila-gila. Sampai kemudian ibunya menyadarkannya. Dengan bantuan kemenyan dan sejenis. Lalu dia lupa pernah gila dengan karya-karyaku. Tuhan menyelamatkannya.
…
Disisi lain, sempat ku berpikir untuk hidup dari menulis (sajak-prosaicc). Berpenghasilan dari menulis. Enak. Menuangkan sesuatu dari benak, tidak bergantung dengan orang lain. Tuang aja. Inspirasi bisa datang kapan dan dimana saja. Bahkan disaat sedang menjerumuskan telunjuk ke lubang hidung serta mengaduk-aduknya. Ide bisa muncul. Kaya sekali aku. Hampir tanpa modal.
Sempat berpikir demikian, dulu. Namun sepanjang pengetahuan dangkalku (waktu itu); apresiasi (masyarakat) Indonesia terhadap sajak sangatlah rendah. Maksudnya untuk berprofesi sebagai penulis sajak, karya-karya yang bisa dikonversi menjadi uang sepertinya tidak bisa memenuhi kebutuhan foya-foyaku. Menurutku waktu itu begitu, waktu masih berperan sebagai looser.
Iya, sekiranya looser ngomongnya gitu.
Belum berani buat citra diri penulis sajak yang kaya raya. ‘Wahing’ langsung kaya. Citra diri sebagai orang yang saat bersajak dan duit plus kebahagiaan berdatangan dari segala penjuru.
Next kita buat.
Jadi waktu itu ku berhenti menulis. Berhenti prosaicc. Berhenti berekspresi melalui prosaicc.
Dan kemudian (apalagi) setelah banyak prosaicc menjadi kisah nyata di tahun-tahun selanjutnya. Dan mengerikan. Kenapa? Karena prosaicc banyak berkisah tentang patah hati pedih merana. Masa pertumbuhan yang kurang bijak menyikapi cinta dan sejenis. Hingga hasilnya tidaklah keren.
[ Sebenarnya aku berhenti agak lama di posisi penulisan ini. Apakah kata ‘keren’ aku ganti dengan kata ‘bagus’. Kemaren sebelum ikut pelatihan itu, rasanya menggunakan kata ‘keren’ cocok-cocok saja. Sekarang kok tidak lagi? Apa aku menjadi lebih dewasa? Atau nyaliku menjadi ciut untuk menempatkan kata-kata yang ‘nyaring’ dibenakku? Entahlah. Aku lanjutkan dulu… ]
Masa pertumbuhan fisik yang tidak diiringi pertumbuhan kebijakan benak. Saat patah hati yang berdarah-darah kelihatannya keren waktu itu mungkin. Dengan bonus-bonus dugaanku perihal ketidakpedulian dia terhadap peduliku. Merana-rana akut. Lebay kesambet. Aku tuang semua ke prosaicc. Dan setelah beberapa waktu kemudian entah bagaimana caranya hampir semua prosaicc menjadi nyata dalam kehidupan selanjutnya. Berulang demi berulang dengan pasangan yang berbeda.
Menyesal aku.
Ngerti gitu kan enak nulis yang indah-indah saja. Walau rekaan. Atau fakta namun dilihat dari sisi syukurnya. Sisi indahnya.
Sejak tahu bahwa tulisan-tulisan dengan penghayatan berpotensi menjadi nyata di tahun-tahun selanjutnya aku lebih banyak menulis kisah-kisah indah saja. Kisah yang sukses. Kisah yang berhasil. Berhasil sukses. [ Penulisan yang diulang-ulang dengan makna yang sama seperti tulisan sebelum ini pasti dikritik; tapi rasa dan usaha untuk mengingatkan diriku sendiri untuk selalu menulis yang baik-baik saja memaksaku untuk menulis demikian; maafkan, lanjut ].
Kita ini indah. Indah berhasil bercinta. Indah berhasil mencintai dan dicintai. Indah berhasil hidup. Indah berhasil dipeluk kehidupan beramai-ramai bahagia. Indah keindahan.
Terlambat.
Waktu itu terlambat, kurasa.
Sampai ku sadar semua ada waktunya sendiri-sendiri. Seperti saat ini.
Sudah waktuku saat ini. Hidup lebih baik.
Pertanyaan: Jika semua yang engkau reka bakal menjadi nyata. Bukankah sebaiknya engkau reka keindahan saja? Atau engkau berkenan memberikan jawaban lain?
[ Kata Pengantar 4 ]
Kawan,
Pada suatu hari yang lain tiba-tiba aku ingin menulis perihal sukses. Cara sukses tentu memiliki banyak tips. Tips yang bisa kubagikan semua orang yang sekiranya membutuhkan. Kisaran tahun 2010.
Waktu itu aku berbisnis. Diantara bisnisku aku ingin menceritakan sehari-hari yang kujalani, berproses sampai kemudian menjadi sukses. Dan orang-orang akan melihat prosesku dari nol [ sebenarnya dari minus ] hingga miliar. Aset dan penghasilan.
Namun seiring dengan runyamnya bisnisku, runyam juga tulisan-tulisanku. Berputar-putar karena tidak pernah sampai ke kesuksesan yang aku mau. Tulisan-tulisan itu aku ‘sabdakan’ pada sebuah blog. Blog yang sempat lengah aku tidak perpanjang usia domainnya. Dan itu menjadi masalah yang lain juga.
Blog domain yohanwibisono.com yang tidak kuperpanjang domainnya itu kemudian diambil orang lain. Orang entah dari negara mana. Diubah menjadi situs porno.
Setelah 2 tahun dengan bantuan Alfid Van Arsita akhirnya kita berhasil ambil alih lagi itu domain. Entah mengapa nasibmu bisa begitu malang wahai engkau domain yohanwibisono.com? Atau apakah sebenarnya engkau menikmatinya? Ketimbang berisi bualan-bualan tulisanku perihal bisnis dan sukses yang tak sampai-sampai; mending engkau menikmati adegan-adegan porno itu?
Entahlah
Saat tulisan ini dibuat, domain tersebut masih dipasangkan pada sebuah situs yang berisi profileku. Yang aku masih belum puas dengan penyajiannya. Belum menemukan web developer yang mampu menerjemahkan inginku pada sebuah website profile.
…
Lama sudah aku tidak menulis. Beberapa kali mencoba, entah apa yang mau dituangkan dari hati yang kosong ini? Atau banyak hal sebenarnya, namun benar aku kesulitan.
Sampai pada suatu hari setelah berdialog dengan Arif RH pada sebuah acara outbound yang beliau gelar di Kaliurang. Kuutarakan benakku perihal 1 hal pada beliau dan beliau mencerahkanku.
Aku sering membaca. Namun:
Jarang bisa usai.
• Jarang bisa paham terhadap apa yang aku baca, sering pikiran kemana-mana. Sehingga pikiran kemana-mana itu lupa, bahwa dia sedang membaca sebuah buku.
• Sering saat membaca, lalu ditanya apa isi buku yang sedang ku baca? Ku tidak mampu menjawab. Ga paham.
Beliau menjawab:
“Justru itu yang benar. Saat Anda membaca, pikiran Anda kemana-mana. Anda berpikir, bukan menghafalkan isi dari buku. Anda mencari jawaban atas sesuatu. Bacaan adalah pematik supaya Anda bergerak. Sekali lagi bukan menghafal isi buku.”
(Kecuali ujian anak sekolah, hihihi – benakku)
Usai acara kami (saya dan istri, maksudnya istri ku sendiri) mendapatkan hadiah sebuah buku: Kitab Ilmu Vibrasi karya beliau. 500 halaman yang menyenangkan.
Oke, perjalanan ini dimulai
Tiba-tiba ku ingin menulis lagi.
[ Kata Pengantar 5 ]
Aku pikir menulis dengan niatan menulis 500 halaman itu bukan perkara mudah. Terutama jika sambil disambi jagain anak, korah-korah, mendampingi anak-anak yang lain untuk berbenah rumah. Dan beberapa aktifitas lainnya.
Akhirnya aku menyerah untuk menulis dengan tujuan menulis 500 halaman. Aku menulis untuk ‘menggali di kedalaman’. Menulis untuk mengenal diriku sendiri. Mengenal aku.
Aku juga termotivasi untuk memberikan hadiah. Pada orang-orang yang mungkin suatu saat nanti aku tinggalkan. Buku ini akan menjadi hadiah.
Dengan alasan yang lebih baik untuk menulis, maka energi menulis menjadi lebih besar daripada biasanya. Apalagi jika ku mampu mengatur jadwalku.
• Senin, delegasi tugas ke teman-teman
• Selasa, membaca
• Rabu, menulis buku
• Kamis, sekali lagi delegasi
• Jumat, idealnya berbagi
• Sabtu, menulis buku
• Minggu, menunggu
Menulis itu seperti meninggalkan jejak. Pada orang lain atau pada diri sendiri bahwa aku pernah ada di tahap itu. Kadang tulisan-tulisan kita pada masa lalu mampu mengingatkan kita akan beberapa hal. Akan menasehati kita pula.
Aku ingin tulisan ini menjadi jejak baik. Dan orang-orang yang kemudian menjadi terinspirasi, terus bergerak dan menjadi lebih baik.
Secara sadar tulisan ini dibuat untuk membuat prilaku pembacanya bergeser. Buktikan saja dengan menyelesaikannya. Sebelum dan sesudah Anda membaca buku ini.
.
Tiba-tiba aku ingin orang-orang diluar sana tidak perlu mengulangi proses yang sama. Proses pelajaran-pelajaran jika boleh dibilang gitu. Yang pernah aku alami. Bahwa dilubang itu aku pernah jatuh. Jangan melalui jalan itu lagi. Atau setidaknya jika Anda ingin melewati jalan itu lagi, Anda memiliki persiapan lebih baik.
Aku ingin orang-orang tidak perlu merasakan:
• Proses terlalu lama mencapai sesuatu
• Proses terlalu berat untuk mencapai sesuatu
• Proses memasang kebencian terhadap keputusan-keputusan Tuhan waktu itu
• Proses baru bahagia kalo dapat sesuatu
• Proses tidak bahagia dalam berproses
• Proses berinteraksinya dengan pemilikNya kalo pas ada maunya saja, eh
Aku berharap ada manfaat banyak melebih kemampuanku memperkirakan manfaat-manfaat itu sendiri. Sering kali ku berbicara pada seseorang atau banyak orang lainnya yang membutuhkan nasehat dariku. Dan beberapa waktu kemudian mereka datang dan berkata:
“Bro, terima kasih atas masukanmu-nasehatmu-ide2mu kapan itu. “
Dan ku sudah lupa pernah ngomong apa. Bahkan ketika dijelaskan pun aku tidak merasa pernah ngomong itu. Jadi ku pikir seharusnya manfaat-manfaat menyebar dan menjalankan fungsinya bukan karena kualitas tulisan atau kualitas bicara/ tulisanku namun karena sesuatu diluar sana sedang bergerak menolong (1) – ada sesuatu diluar sana yang sedang memperbaiki ide bicara/ tulisan ‘kacau’ ku tersampaikan lebih baik dipemahaman mereka. Berterima kasihlah pada Dia.
Bukan aku.
Tulisan. Narasi, Kisahku mungkin bisa membantumu. Berharap bukan perihal berlembar-lembar kata kalimat-kalimat yang maksudnya cuma 1 kalimat. Cuma maksudku berharap satu kalimat atau satu paragraf yang menjawab semua pertanyaan atau menyambung benang merah yang selama ini tak terjamah. Benang merah yang selama ini membingungkan.
Selain itu, disisi yang lain menulis ini adalah untuk meningkatkan rasaku sendiri perihal hidup. Terutama rasa syukurku sendiri. Belajar terbaik adalah dengan bercerita.
Menulis atau bercerita menurutku bisa meningkatkan kualitas hidup. Dan hidup baru dibilang hidup kalo punya rasa. Dengan menulis ku menemukan rasaku sendiri. Benang merahku. Petunjuk-petunjuk. Berkenalan lagi antara aku dengan saya. Yang mungkin pula bisa jadi perantara untukmu; untukmu menemukan sesuatu.
Hidup yang menulis dan yang membaca atau mendengar. Dengan menulis aku akan menemukan diriku sendiri sebagai aku. Memisahkan diri dengan karakter-karakter lain yang pernah atau tak sengaja masuk atau dimasukkan menjadi bagian darku.
Aku menjadi lebih mengenal diriku lebih dalam. Kapasitas-kapasitas yang sedang dititipkan padku. Lalu mengambil peran lebih dalam kehidupan. Lalu bagi yang membaca, ah, ga perlu disebut. Agar manfaatnya jauh lebih luas daripada yang aku mampu jabarkan. Wes, pokok manfaatnya buanyak. Iya, buat kamu.
Iya kamu. Eh J
Ya, buku ini ‘salah satunya diantara salah-salah yang lain’ adalah ku tulis untuk diri ku sendiri. Untuk menafkahi egoku.
Aku belajar:
• Berpikir
• Menerjemahkan pikiran-pikiran dalam tulisan
• Jujur
• Bergerak
• Mewujudkan beberapa hal
• Menjernihkan diri, menemukan diriku
Oiya, saat menulis buku ini ku sudah tembus 1 miliar pertama. Beberapa waktu yang lalu. 1 miliar yang jika dikurangi semua kewajiban, maka ujudnya bukan 1 miliar lagi. Maka waktu ini kami (aku dan istri) sedang mencoba membangun penghasilan tambahan. Sambil membayar kewajiban-kewajiban. Pelajaran-pelajaran masa lalu.
Seru
Didalam tulisan-tulisan ini Anda akan menemukan:
Bagaimana cara ku untuk menjadi aku. Aku yang lebih aku sukai dari aku yang tidak terlalu disukai.
Cara ku bertahan di waktu tak tercapainya harapan-harapan. Lalu membalik semua itu
Memutuskan untuk diam, lalu semua terwujud ‘dengan sendirinya’
Aku berharap Anda tak perlu membacanya semua. Aku berharap Anda tak perlu menyelesaikan buku ini. Tiba-tiba di suatu waktu diantara waktu-waktu Anda membaca buku ini, disebuah halaman tertentu Anda menemukan diri Anda sendiri. Anda bermain-main dengan pikiran Anda sendiri. Berkembang. Lalu pencerahan itu terjadi. Dan deras dengan sendirinya keberuntungan-keberuntungan itu masuk ke dalam kehidupan Anda.
Dan Anda menyikapi hidup menjadi lebih baik sejak awal membaca. Bukan sejak merasa keberuntungan-keberuntungan itu menjadi lebih ada. Tidak perlu disampaikan padaku. Ceritakan saja pada yang lain. Bahwa ada sesuatu didalam buku ini telah menjadi perantara bagi Anda untuk:
‘Nyambung’;
Nemu benang merah hidup;
Memutuskan untuk melakukan sesuatu;
Bergerak;
Mensyukuri sesuatu dan banyak yang lain;
Terbang;
Bernyawa;
Ada;
Lebih berarti;
Mengganti fokus dan perhatian
Bersenandung
Mencintai lebih dan dicintai
Garuk2
Ya wes itu nasibmu
[ Terima Kasih ]
Ku ucapkan terima kasih untuk diriku dan dirimu, dan semua pemeran lain yang membuat dirimu sekarang memegang buku ini. Berinteraksi denganku. Yang sudah berkenan aku paksa baca buku ini. Dengan cara apapun.
Ku berterima kasih pada semua masa laluku dan masa lalumu; yang mengajarkan beberapa hal sehingga hari ini kamu merasa perlu membaca buku ini; dan juga kemaren-kemaren aku merasa perlu menulis buku ini.
[ Narasi Pamungkas 1 ]
Waktu itu masa lalu saya mungkin belum bagus
Sampai suatu saat saya diberi kesempatan untuk melakukan beberapa hal
Dan saya lakukan dengan sebagus mungkin
Dan hasilnya lebih bagus dari dugaan saya bahkan dugaan teman-teman saya juga
Dari situ saya percaya bahwa setiap orang punya kesempatan untuk melakukan hal bagus
Walaupun sebelumnya dia benyak melakukan hal yang belum bagus
Maka hal-hal bagus tersebut saya jadikan kebiasaan
Setidaknya kebiasaan bagus
Hingga beberapa orang datang dan menyampaikan:
“Terima kasih Pak atas bantuannya dulu”
“Terima kasih Mas sudah cukup menginspirasi kami, sekarang kami lebih baik”
“Terima kasih Bro atas nasehatmu dulu, sekarang aku dan keluargaku bisa…”
Walau saya sering bertanya balik
“Dulu saya ngomong atau kasih masukan apa?”
“Maaf saya lupa pernah menyampaikan apa”
Namun lepas dari semua itu ada kenikmatan sendiri ketika melihat (merasakan) dan menjadi saksi atas proses tumbuh seseorang menjadi lebih baik
Menjadi lebih bagus
Menjadi candu dalam diri saya
Kemudian saya memutuskan mengambil tanggung jawab lebih untuk lebih mengetahui
Kemampuan terbaik saya ini dimana?
Agar saya semakin bisa membantu lebih banyak dan semakin banyak orang
Bukan sekedar uang
Tapi satu dua kalimat
Yang membuat perbedaan besar
Hidup mereka menjadi lebih baik
Sangat baik
Yaitu sebuah:
#NarasiPamungkas
Leave a Reply